TuneUp Utilities 2010
Februari 19, 2010 at 3:28 pm 5 komentar
Bagi kebanyakan orang aplikasi TuneUp Utilities mungkin merupakan suatu aplikasi wajib yang terpasang di komputer kesayangan, terlebih lagi aplikasi ini cukup mudah digunakan baik bagi kalangan pemula maupun profesional. Keunggulan dari aplikasi ini adalah mampu meningkatkan kinerja sistem operasi windows hanya dengan beberapa klik saja. Dengan menggunakan tuneup utilities kita dapat memperbaiki masalah windows tanpa perlu menjadi pakar PC.
Namun pada saat pertama kali mencoba TuneUp Utilities (TUU) 2010 saya merasa bingung karena user interface-nya 100% berbeda dari versi sebelumnya (TUU 2009 dan 2008). Walaupun secara sepintas tampilan TUU 2010 lebih menarik dan terlihat lebih elegan. Pada saat mencoba TUU 2009 saya tidak mengalami banyak kendala dalam mengoperasikan aplikasi tersebut karena hampir tidak terjadi banyak perubahan interface dari TUU 2008 ke 2009.
Terdapat penambahan fitur pada TUU 2010 diantaranya turbo mode. Pada saat turbo mode diaktifkan program dan fungsi yang saat ini berjalan dibelakang layar yang tidak benar-benar dibutuhkan akan dinonaktifkan sehingga sistem bisa lebih fokus memberikan resource pada program yang dibutuhkan.
(pesan sponsor : Bogor Agricultural University)
Entry filed under: perkuliahan. Tags: Bogor Agricultural University, Interaksi manusia komputer.
5 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed




Bogor Agricultural University
1.
Khamdan | Februari 20, 2010 pukul 12:29 am
iya nih, tune-up software yang disunnahkan biar masalah-masalah komputer kita terminimalkan, untuk UI TU 2010 belum meng-install jadi belum tau bedanya…
2.
alfianprayanta | Februari 20, 2010 pukul 12:52 am
Jujur saya pengguna (bajakan) TU mulai dari 2008, 2009, 2010(1 bulan). Kenapa 1 bulan?
karena saya ingin mengomentari interfacenya lebih baik tidak saya floor di sini.hehehe
klo dari segi interfacenya…
hmm sangat menarik memang ketimbang 2009 dan 2009, karena pada TU 2010 ini, utilitas2 sudah di bagi menjadi 4 menu besar utama, dari 4 menu tersebut dibagi lagi menjadi banyak menu. Tetapi yang menjadi kendala bagi yang telah terbiasa dengan menu 2008 dan 2009 yang tidak di kelompokan seperti pada 2010. Overall design lebih bagus, hanya butuh penyesuaian.
Regards,
Alfian Prayanta
G64070087
Bogor Agricultural University
alfianprayanta.wordpress.com
3.
水27 | Februari 20, 2010 pukul 8:43 am
saya pernah meggunakan TU 2008 dan 2009, tapi belum pernah mencoba TU 2010.
User-interface (UI) dari TU 2008 dan 2009 memank bisa dibilang tidak berubah, dan sudah cukup mudah digunakan bagi saya.
Untuk yang 2010 ini sepertinya menu2nya di kelompok2kan berdasarkan kategorinya agar lebih rapi.
Produsen tentu saja memiliki alasan mengapa merubah UI produknya, mungkin karena UI yang baru ini dianggap akan lebih mudah digunakan oleh calon pengguna. Jadi yang mungkin kita perlukan hanyalah sedikit adaptasi…
4.
a3u5z1i | Februari 20, 2010 pukul 10:25 am
Desain TU 2010 sudah mulai berbasis ke gambar *mengikuti web 2.0*
Karena gambar lebih dapat dimengerti secara universal daripada dengan tulisan.
5.
Yoga Herawan | Februari 22, 2010 pukul 1:05 pm
Dalam hal interface (terlepas dari sistemnya yang lebih expert) TU 2010 lebih atraktif dan menarik dari sebelumnya.
Karena interfacenya mulai dilengkapi dengan gambar2 yang menarik pandangan mata..